Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan: Kolaborasi Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran dengan DWP Setda Pangandaran

Pangandaran – Rabu (10/09) Program Studi Pengolahan Hasil Laut (PHL) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan yang berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Pangandaran, DWP Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP), serta Penyuluh Perikanan Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan berlangsung di Aula Kampus PKPP dan Teaching Factory (TeFa) Pengolahan Hasil Laut PKPP pada hari Rabu, 10 September 2025. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Pangandaran.

Acara dibuka oleh Wakil Direktur III PKPP, Kaprodi PHL PKPP, serta Ketua DWP Setda Pangandaran. Dalam sambutannya, para pembuka acara menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan melalui pemanfaatan potensi hasil perikanan.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sesi foto bersama, penyampaian materi dan persiapan praktik, pelaksanaan praktik diversifikasi produk olahan ikan, uji coba produk yang dihasilkan, hingga pengisian lembar evaluasi kegiatan. Materi diberikan langsung oleh dosen-dosen dari Program Studi PHL dan juga Penyuluh Perikanan Kabupaten Pangandaran.

Secara garis besar, kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik KP Pangandaran bersama Penyuluh Perikanan Kabupaten Pangandaran yang bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi pengolahan hasil perikanan. Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk lebih berdaya, kreatif, serta mampu menghasilkan produk olahan ikan bernilai tambah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun komunitas pesisir di Pangandaran. (HUMAS-PKPP)

Produk Layanan PKPP

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, Politeknik KP Pangandaran menyediakan layanan legalisir ijazah dan transkrip nilai bagi lulusan yang membutuhkan dokumen akademik resmi untuk keperluan profesional maupun pendidikan lanjutan.

Layanan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam mendukung integritas administrasi akademik serta memberikan kemudahan akses terhadap dokumen yang sah dan diakui.

Politeknik KP Pangandaran terus berupaya menghadirkan layanan yang akuntabel, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan

– Pelayanan Publik PKPP –

(Humas-PKPP)

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Triwulan II PKPP Tahun 2025

Berdasarkan hasil survei periode Juli 2025 yang telah dilaksanakan, diperoleh nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada triwulan II sebesar 85,28 yang termasuk dalam kategori “Baik” untuk pelayanan legalisir ijazah dan transkrip nilai,.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh responden yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penilaian dan masukan terhadap pelayanan kami.

Hasil ini menjadi landasan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, demi tercapainya pelayanan publik yang prima dan profesional.

– Pelayanan Publik PKPP –

(Humas PKPP)

PKPP Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai : Wujud Nyata Cinta Lingkungan di Momen Dies Natalis dan HUT RI Ke-80

Agustus 14, 2025

 

Pangandaran – Kamis (14/08) Dalam semangat memperingati Dies Natalis PKPP dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PKPP menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui kegiatan bersih lingkungan dan penanaman pohon. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian acara yang tidak hanya merayakan momen bersejarah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

 

Dengan penuh semangat, para dosen, pegawai, taruna dan calon taruna membersihkan area pesisir, tak hanya itu, ratusan bibit pohon ditanam di sekitar kawasan pantai sebagai simbol harapan akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan peran aktif dalam menjaga bumi. Dengan semangat gotong royong dan nasionalisme, PKPP menunjukkan bahwa kepedulian terhadap alam dapat berjalan seiring dengan semangat kemerdekaan. Aksi tanam pohon dan bersih Kawasan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk melakukan kegiatan serupa, demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. (HUMAS-PKPP)

KKP Luluskan 1.991 Wisudawan Kompeten Siap Kerja dan Berwirausaha

SIARAN PERS
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
NOMOR : SP.301/SJ.5/VII/2025

 

JAKARTA, (17/7) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluluskan 1.991 wisudawan satuan pendidikan tinggi vokasi tahun 2025. Para wisudawan tidak hanya memiliki ijazah tapi juga sertifikasi kompetensi yang menandakan siap terjun ke dunia kerja maupun berwirausaha.

Saat memberi sambutan pada wisuda nasional berlangsung di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta Selatan yang diikuti lulusan dari 11 satuan pendidikan tinggi secara hybrid, Rabu (16/7),  Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan  pentingnya peran sumber daya manusia kompeten untuk mendukung pencapaian target penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi 8 persen yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo.

“Motivasi, dedikasi, penguasaan keterampilan teknis yang bermuara pada kompetensi merupakan kunci keberhasilan,” ujar Menteri Trenggono di depan para wisudawan.

Di sektor kelautan dan perikanan, beberapa program strategis sudah disiapkan seperti modeling tambak berkelanjutan, revitalisasi tambak, program transformasi kampung nelayan, program swasembada garam yang pelaksanaannya membutuhkan dukungan sumber daya manusia kompeten.

“Satuan pendidikan KKP yang akan bertransformasi menjadi Ocean Institute of Indonesia (OII) harus mampu membangun SDM yang memiliki core competence dan keilmuan teknis yang spesifik,” ungkapnya.

Serapan Dunia Kerja

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta, menambahkan dari total 1991 wisudawan terdapat 391 orang telah diterima bekerja pada dunia industri di dalam dan luar negeri, 8 orang bekerja di pemerintahan, serta 2 orang bekarja di dunia usaha melakukan rintisan wirausaha bidang kelautan dan perikanan.

Para wisudawan tersebut memiliki kompetensi dalam berbagai bidang keahlian, antara lain pemanfaatan sumber daya perairan, penangkapan ikan, permesinan/mekanisasi perikanan, pengolahan hasil perikanan, akuakultur/budi daya ikan, pengelolaan sumber daya perairan, penyuluhan, teknologi kelautan, konservasi, dan ekowisata bahari.

Selain memperoleh ijazah, para wisudawan memiliki sertifikat kompetensi, keahlian dan keterampilan seperti sertifikat Basic Safety Training Fisheries (BST-F), ANKAPIN I, ATKAPIN I, sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), Sertifikat Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB), sertifikat kompetensi dalam keahlian pembesaran dan pembenihan ikan, sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Sementara itu, jumlah peserta didik yang sedang menempuh pendidikan tinggi vokasi kelautan perikanan di bawah KKP saat ini mencapai 6.704 orang, dengan 77,8% atau 5.217 orang di antaranya merupakan anak-anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan, seperti nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan, pemasar, dan petambak garam.

Humas BPPSDM KP

Yudisium Semester Genap T.A 2024/2025, Politeknik KP Pangandaran

Juni 26, 2025

 

Pangandaran – Kamis (26/06) Sebanyak 243 Taruna Taruni resmi dinyatakan lulus pada Yudisium I, yang dilaksanakan pada hari kamis, 26 juni 2025 bertempat di aula Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran.

Setelah perjuangan panjang melewati rangkaian tugas, ujian, KPA, dan segala tantangan selama masa studi, akhirnya hari ini taruna/i sampai di garis akhir perjuangan akademik.

​Selamat kepada seluruh peserta yudisium. Kalian adalah bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah akan selalu membuahkan hasil.

 

​Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada seluruh dosen, staf dan seluruh civitas akademika Politenik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Kini saatnya melangkah ke tahap baru yaitu berkarya, mengabdi, dan memberi makna di tengah masyarakat.

#kkpgoid #kkpbeyond #kkpthrive #bppsdmkp #pusdikkp #poltekkppangandaran #tarunakp

Seleksi Catar dan Catir Satuan Pendidikan Kelautan dan Perikanan Rayon Pangandaran Tahun 2025

Juni 18, 2025

 

Pangandaran – Rabu (18/06) Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan kembali menyelenggarakan kegiatan Seleksi Calon Taruna (Catar) dan Calon Taruni (Catir) Satuan Pendidikan Kelautan dan Perikanan Rayon Pangandaran untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan seleksi ini terdiri dari dua tahap utama, yaitu Uji Fisik dan Performance yang dilaksanakan pada Selasa, 17 Juni 2025, serta Uji Wawancara pada Rabu, 18 Juni 2025.

 

Kegiatan Uji Fisik dan Performance berlangsung di beberapa area, seperti Aquarium Indonesia, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang Pangandaran serta Kampus Politeknik KP Pangandaran. Kegiatan Uji Fisik dan Performance pun dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur 3 Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Sebanyak 85 peserta mengikuti seleksi ini dengan penuh semangat dan antusias.

 

Komponen Uji Fisik dan Performance meliputi tes kebugaran seperti lari, push up, sit up, pull up, dan cinning serta uji postur tubuh. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti, diiringi hujan dan gerimis. Peserta menunjukkan kemampuan fisik yang baik dan semangat tinggi untuk lolos sebagai calon taruna/i.

 

Selanjutnya, pada hari kedua, pelaksanaan Uji Wawancara digelar di Kampus Politeknik KP Pangandaran mulai pukul 08.00 WIB. Dalam sesi wawancara, peserta diminta mengisi pertanyaan wawancara secara online melalui portal pentaru.kkp.go.id dan menunjukkan dokumen pendukung berupa prestasi non-akademik. Wawancara ini bertujuan menggali potensi dan kemampuan peserta secara lebih menyeluruh, baik dari aspek motivasi, komitmen, maupun capaian di luar bidang akademik.

 

Kegiatan seleksi ini menjadi bagian penting dalam menjaring generasi muda terbaik untuk dididik menjadi tenaga profesional di sektor kelautan dan perikanan. Diharapkan para peserta yang lolos seleksi ini dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat, disiplin, dan dedikasi tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional. (HUMAS-PKPP)

Pelantikan 87 Taruna/i PKPP Sebagai Anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Pangandaran Unit Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Angkatan IV Setelah Menyelesaikan Diklatsar

Mei 15, 2025

Contributor : Endri Yanto

 

Pangandaran – Kamis (15/05) Sebanyak 87 Taruna/i Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP) Angkatan VIII resmi dilantik sebagai Anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit PKPP Angkatan IV dalam upacara penutupan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) yang digelar di kampus PKPP, Kamis 15 Mei 2025.

 

Diklatsar KSR PMI ini merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk membentuk calon relawan yang memiliki kompetensi dasar di bidang kepalangmerahan dan kemanusiaan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kesadaran serta keterampilan Taruna/i dalam hal pertolongan pertama, penanganan bencana, dan pelayanan sosial.

 

Kegiatan yang dimulai sejak 18 Agustus 2024 ini dibuka secara resmi oleh Kepala PMI Kabupaten Pangandaran dan Direktur PKPP. Selama masa pelatihan, para peserta menerima 12 materi dasar KSR yang mencakup teori dan praktik, seluruhnya dilaksanakan di lingkungan kampus.

 

Salah satu bagian penting dalam kegiatan Diklatsar adalah Longmarch sejauh 20 km yang dirancang untuk menguji sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Di sepanjang rute, peserta melewati sejumlah pos pengujian teori dan praktik yang menantang kesiapan fisik dan mental mereka sebagai calon relawan.

 

Kegiatan Diklatsar ini ditutup dengan pelaksanaan Upacara Penutupan dan Pelantikan Anggota Baru pada 15 Mei 2025. Dengan dilantiknya 87 Taruna/i ini, PMI Kabupaten Pangandaran dan PKPP menaruh harapan besar agar para anggota baru dapat menjadi representasi generasi muda yang peduli dan tangguh dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di berbagai lini kehidupan masyarakat. (HUMAS-PKPP)

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Semester Genap 2024/2025 Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP)

April 30, 2025

 

Pangandaran – Rabu (30/04) Dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, pada Semester Genap 2024/2025 ini Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di desa mitra PKPP, yaitu Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

 

Kegiatan PKM dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M-PKPP) berkoordinasi dengan seluruh program studi di PKPP. Kegiatan PKM dilaksanakan di Desa Cintakarya Blok Nyalindung, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran dengan peserta merupakan masyarakat dari kelompok budidaya dan kelompok pengolahan  dengan total 20 orang. Kegiatan PKM ini juga melibatkan seluruh dosen, tenaga kependidikan dan dibantu juga oleh taruna/i PKPP yang telah ditugaskan.

 

Rangkaian kegiatan dibuka oleh Kepala P3M PKPP, ibu Nusaibah, S.Pi.,M.Si yang sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan kelompok yang antusias dalam mengikuti kegiatan. Dalam kesempatan tersebut ibu Nusaibah juga menjelaskan secara singkat agenda program PKM di Desa Cintakarya pada Semester Genap 2024/2025 yang juga merupakan kelanjutan dari program PKM yang telah dilaksanakan sebelumnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh masing-masing narasumber dari ketiga program studi yang ada di PKPP.

 

Program Studi Budidaya Ikan (BDI) pada kegiatan ini menyampaikan materi terkait teknik budidaya ikan hias Blue Parot Polar. Narasumber yang menyampaikan materi adalah Bapak Ega Aditya Prama, S.Pi.,M.Si. Pada kesempatan ini narasumber menjelaskan terkait teknik pemijahan dan teknik pemeliharaan dari ikan hias Blue Prot Polar kepada masyarakat. Dalam materinya narasumber juga menyampaikan terkait potensi ekonomi yang dimiliki oleh ikan hias jenis ini.

 

Program Studi Pengolahan Hasil Laut (PHL) pada kegiatan ini menyampaikan materi terkait pengelolaan dan pemanfaatan limbah perikanan kkala rumah tangga. Narasumber yang menyampaikan materi adalah ibu Nusaibah S.Pi.,M.Si. Pada kesempatan ini narasumber menjelaskan teknik pemanfaatan limbah perikanan yang dapat kembali dimanfaatkan sebagai olahan bermanfaat seperti olahan pangan, pupuk dan vitamin ikan. Dalam materinya narasumber juga menyampaikan beberapa metode sederhana dan mengelolah limbah-limbah tersebut.

 

Program Studi Teknologi Kelautan (TKL) pada kegiatan ini menyampaikan materi terkait teknik laminasi sebagai proses pembuatan wadah budidaya. Narasumber yang menyampaikan materi adalah bapak Anas Noor Firdaus, S.T.,M.Si. Pada kesempatan ini narasumber menjelaskan teknik laminasi  Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) yang dapat digunakan dalam pembuatan wadah budidaya. Selain menyampaikan materinya, narasumber dibantu juga oleh dosen-dosen Program Studi TKL yang lain dan juga taruna, mendemonstrasikan seperti apa proses laminasi FRP tersebut dilakukan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat langsung memahami terkait materi yang dijelaskan

 

Kegiatan PKM di Desa Cintakarya kali ini berlangsung dengan baik dan lancar. Keikutsertaan dan antusias peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan hal yang positif bagi program PKM ini kedepan. Sebagai sebuah desa yang telah lama menjadi mitra PKPP, tentunya setiap program PKM yang dilaksanakan oleh PKPP diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. (HUMAS-PKPP)

Peringatan Hari Kartini 2025 di PKPP: Keberanian, Harapan dan Inspirasi untuk Perempuan Setara Sepanjang Masa

April 21, 2025

 

Pangandaran – Senin (21/04) Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP) menyelenggarakan rangkaian kegiatan meriah yang digelar di lingkungan kampus PKPP pada Senin, 21 April 2025. Acara ini diprakarsai oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) PKPP dan Senat Taruna, dengan melibatkan taruna/i PKPP, seluruh pegawai, serta anggota DWP PKPP sebagai peserta dan penonton aktif.

 

Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan upacara Hari Kartini, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dana pendidikan dari DWP Pusat kepada taruna/i yang berprestasi secara akademik dari setiap angkatan. Bantuan tersebut diberikan kepada taruna/i atas nama Maria Naltiani Di’i (Madya BDI)  dan Nola Nur Rizky Firmansyah (Remaja BDI). Acara kemudian berlanjut dengan kegiatan kompetisi dan hiburan, yaitu lomba fashion show pakaian adat (berasal dari daerah masing-masing peserta) dan lomba karaoke, serta pembagian doorprize yang disambut meriah oleh seluruh peserta. Kegiatan kompetisi dan hiburan secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Sekretaris DWP PKPP, Bu Tri Rahayu Andayani, S.St.Pi., M.Si. dimana dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan singkat namun penuh makna: “Kita harus menjadi Kartini masa kini.”

 

Berikut adalah daftar para pemenang dari setiap kategori lomba yang dilaksanakan dalam rangkaian memperingati hari kartini :

  • Lomba Fashion Show, Juara 1: Amilatus Syafaah (Madya PHL), Juara 2: Ayunani Rambu Eppa Lapur (Madya BDI), Juara 3: Kharissa Syafitry (Remaja BDI)
  • Lomba Karaoke, Juara 1: Nurul Nurjanah (Madya BDI), Juara 2: Maulana Fauzandy Sutrisno (Madya PHL), Juara 3: Dimas Arya tumpaka (Madya TKL)
  • Pakaian Adat Terbaik (Pegawai) : Ammar Fatalattof dan Nusaibah
  • Pakaian Adat Terbaik (Taruna/i) : Rifa Hairunisa (Madya BDI) dan Aji Maulana (Remaja PHL)

 

Acara berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan R.A. Kartini dalam konteks modern. Melalui kegiatan ini, semangat pemberdayaan perempuan terus ditanamkan kepada seluruh sivitas akademika PKPP, khususnya kepada generasi muda calon penerus masa depan bangsa. (HUMAS-PKPP)